Menunggu Pulang (Kumpulan Cerpen)

19 Sep

Akhirnya kesampaian juga keinginan saya untuk mengumpulkan tulisan saya yang berupa cerita pendek menjadi satu, menjadikannya dalam bentuk buku cetak. Bukan alasan siapa saya, hingga berani-beraninya membuat sebuah buku, ataupun apakah tulisan saya sudah sedemikian bagus hingga layak dijadikan buku? Saya hanya seorang laki-laki yang kebetulan senang bercerita dalam bentuk tulisan. Mengenai persoalan tulisan saya bagus atau tidak biar nanti pembaca yang akan menilainya. Ada satu alasan pribadi, bagi saya menulis itu mendokumentasikan peristiwa, kenangan, bahkan perasaan, yang tercuplik menjadi tulisan fiksi. Buku kumpulan cerpen ini menjadi sebuah album dari dokumentasi peristiwa, kenangan, dan juga perasaan tersebut, yang saya alami dalam kurun waktu 2009 hingga 2011. Beberapa di antaranya pernah saya posting di note facebook dan juga blog. Serta sebuah cerpen yang ditulis di Agustus  2012 untuk melengkapi menjadi delapan belas cerita dalam buku Menunggu Pulang.

Terkadang saya merasa tulisan itu punya nyawa, dan mereka punya hak untuk tetap hidup. Menjadikannya dalam bentuk buku, berarti memudahkan mereka untuk sampai pada pembacanya, memberi mereka kesempatan lebih besar untuk tetap hidup di hati pembacanya.

Menunggu Pulang, berisikan delapan belas kisah anak manusia dalam perjalanan hidup mereka.

  • Atas Nama Kusta Aku Cemburu
  • Abimanyu
  • Bambu Runcing
  • Berdua di Suatu Senja
  • Sedingin Es
  • Aku Anak Bintang
  • Asmaradana
  • Terminal Kedatangan
  • Imlek, Aku Pulang
  • Curhat Saat Kau Lelap
  • Memenangkan Medali
  • Pesan Terakhir
  • Pada Sebuah Koridor Panjang
  • Fatima
  • Gendhis
  • Kita Yang Tak Sama
  • Agustus
  • Aku Takut Pulang

Karena hidup adalah sebuah perjalanan, pada akhirnya kita akan sampai pada titik di saat kita harus pulang. Akan ada banyak kisah sampai waktunya pulang tiba, dan delapan belas kisah ini hanyalah secuil di antaranya..

Terimakasih untuk Mas Deka, Mbak Anggun, Roy, Mia, dan Anggi yang berkenan memberikan testimoni untuk kumpulan cerpen ini.

Membaca “Menunggu Pulang” seakan mewakili kerinduan tiap manusia untuk kembali ke kesejatian yang murni, setelah lelah ditempa hidup. Yuya mengemas “pulang” dengan apik dari beragam sudut pandang, dan memborbardir hati saya yang tengah rindu untuk benar-benar “pulang”.

Anggun Prameswari,

Cerpenis, Kontributor “Cerita Sahabat 2”

Membaca cerpen-cerpen yang dibuat dan dikumpulkan Yuya dari 2009 ini, somehow membuat saya makin percaya bahwa kehidupan itu memang tentang perjalanan; apapun tujuannya, bagaimanapun cara menempuhnya. Seiring dengan itu ada tiga hal yang membuat kita kuat: keluarga, sahabat, dan cinta. Walaupun menurut saya ketiga hal itu tidak bisa dipisahkan satu dan lainnya. Meskipun mengambil sudut pandang yang beragam, mulai dari olahraga, kisah pewayangan, hingga tembang Jawa, inti dari seluruh cerpen itu sama: ketiga hal itu tadi.  Rasa indah yang tidak tergantikan ketika kita ada di dalamnya, dan rasa yang hilang ketika kita jauh darinya, Yuya berhasil merangkumnya dengan manis.

Ryu Deka

Editor in Chief MyMagz, penulis novel duet “A Million Dollar Question”

Siapa suka menunggu? Membosankan! Siapa juga dapat menghindari? Tapi kita dapat melakukan pekerjaan mengasyikkan sambil menunggu. Seperti membaca kumcernya Yuya. Ceritanya beragam, nggak monoton, dan disuguhkan dengan latar yang jarang diangkat oleh penulis lain. Selain itu ada banyak informasi yang didapat di tiap cerita yang membuat saya kerkata “Ooo..”

Mia Haryono

Penulis novel “TRAVE(LOVE)ING”

Membaca “Menunggu Pulang” begitu teduh. Yuya berhasil memayungi beragam cerita anak manusia dengan kata-katanya yang sederhana namun sangat mengena. Sebuah bacaan yang cocok dinikmati dalam perjalanan menuju tempat terhangat yang disebut rumah.

Roy Saputra

Penulis novel “TRAVE(LOVE)ING”

Sudah menjadi penggemar cerpen-cerpennya ketika pertama kali menemukan blognya, dan butuh waktu satu tahun lebih meyakinkannya untuk menerbitkan kumpulan cerpen. “Menunggu Pulang” adalah penantian yang terbayar. Dengan ide cerita dan kata-katanya yang sederhana Yuya mampu membawa saya seakan ikut menjadi bagian dalam setiap cerpennya. Setiap cerpennya selalu bikin nyesjleb di hati saya. Membaca deretan cerpen dalam “Menunggu Pulang” membuat saya yakin bahwa ke manapun saya pergi, sejauh apa pun saya melangkah, hati saya tetap merindu satu tempat yang disebut “rumah”. Semoga “Menunggu Pulang” menjadi awal bagi Yuya untuk menerbitkan karya-karya selanjutnya. Tetep nulis dari hati Yu 🙂

Anggi Zoraya, Penikmat Sastra

Juga terimakasih untuk teman-teman yang baik secara langsung ataupun tidak, telah memberikan andil hingga terbitnya buku ini; OOT Multiply yang menjadi awal bagi saya memberanikan diri menulis cerpen, KMTG ( Anggi, Ponti, Lia, Danu, Candra, dan Dinda) teman menulis di blog bersama sekaligus keluarga baru, NBCJogja yang turut memberikan semangat untuk menerbitkan buku sendiri, Nadia yg sudah direpotkan mengurus ISBN, Lia dan Alfi untuk desain sampul yang manis dan segala pemotretannya,  Ari yang terabadikan di sampul depannya,  teman-teman yang kisah hidupnya saya cuplik dalam cerita-cerita saya, dan siapapun yang nantinya akan membaca buku ini.
Selamat menunggu pulang, dan semoga kumpulan cerpen ini bisa menjadi teman anda menunggu pulang 🙂

 

Berikut beberapa review dari buku Menunggu Pulang oleh Amalia Achmad, Dion Yulianto, dan Mbak Desti

Judul Buku : Menunggu Pulang

Penulis : Suryawan Wahyu Prasetyo

Harga : 35.000

Untuk pemesanan bisa melalui website www.nulisbuku.com, akun twitter @nulisbuku, atau via email ke admin@nulisbuku.com, sertakan nama, alamat, no hp, judul bukunya, serta jumlahnya.

Advertisements

One Response to “Menunggu Pulang (Kumpulan Cerpen)”

  1. GaL 30 November 2012 at 03:20 #

    AKhirnya, pagi ini saya mengorder… 🙂
    Sukses Yuya…
    Saya fans beratmu 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: