Jatuh dengan Sendirinya

1 Jul

akhirnya jatuh juga
jatuh dengan sendirinya
sesuatu yang berat di pelupuk mata

dan memang iya
semua masih saja sama
sama saja tak ada baiknya

menangis tak kan mengubah dunia
dunia yang begitu asing bagiku
dunia yang tak bersahabat padaku

tapi biarlah aku menangis
bukan untukmu, tapi untuk Dia
aku yang sendiri tanpa daya upaya
berharap keajaiban dari Nya

apakah harapku terlalu muluk
semoga saja tidak
bukankah Dia Yang Maha Besar
menjadikan yang mustahil menjadi mungkin

Semarang, 14 Oktober 2009

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: