Dusta

1 Jul


dusta

dulu pernah ku janjikan
melewati hari bersama

tapi itu dulu…
saat rasa dalam puncaknya

lalu kini…
semua berbeda adanya

rasaku meluruh terhadapmu
apakah itu salahku

bukankah rasa muncul dengan sendirinya
dan akupun tak mampu mengaturnya

kini ku pinta kau untuk pergi
relakan aku berjalan seorang diri

dan kau menyebutku pendusta
saat ku ucapkan janji setia
dulu…

lalu apakah kau masih akan menyebutku pendusta
saat rasa sudah tak ada dan aku tetap bilang cinta
dusta

 

Semarang, 19 Agustus 2009

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: