Deja Vu

1 Jul

tunggu apa lagi, sayang…
tidakkah kau ingin menyapaku
menyapaku…mesra…
seperti biasa

hari ini kamu begitu berbeda
mengapa…
seolah kita baru pertama berjumpa
ini aku sayang, ini aku…
tidakkah kau mengenalku…
apa…
kau tidak tahu namaku…
kau pasti sedang bercanda…
ah…aku tahu…
kau pasti ingin memberiku sesuatu, sensasi baru…
kejutan untukku…
aku suka itu…

meskipun aku berharap seperti biasa
kamu yang liar dan aku tak berdaya
tanpa sempat ku beri tanda
terhempas aku di peraduan cinta
di wajahku, leherku, sentuhan lembut jemarimu
di keningku, bibirku, kecupan hangatmu
aku mau itu…

sayang…
mengapa…
kau masih diam saja di depanku
bukankah biasanya kau dekat menatapku
kau rasakan hangat nafasku di wajahmu
kau sibakkan rambut di wajahku dengan jemarimu
agar kau puas…
puas menatapku…

sayang…
aku sudah lelah, lama ku menunggu…
ku hampirimu
ku berikan pelukku, kecupku…
ah…mengapa kau masih diam saja…
tak ada balasmu
lakukanlah yang kamu mau…
seperti biasa…
seperti dalam malam-malam indahku
saat kau datang, dalam tidurku…

Advertisements

2 Responses to “Deja Vu”

  1. Thomas 1 July 2010 at 13:22 #

    Deja vu….jadi ingat sama lagunya Yngwie juga filmnya Denzel Washington…..kejadian yang sering kita alami…….nice poem.
    salam hangat

    • yuya16 1 July 2010 at 14:08 #

      terimakasih sudah sempatkan membaca…salam dr Yuya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: